Di teras rumah makan kami kini berhadapan
Baru berkenalan. Cuma berpandangan
Sungguhpun samudra jiwa sudah selam berselam
Kubuka lagi karya tugas akhirku; aku kangen potongan puisi Chairil Anwar.
Mari kembali pada Seether. Rasanya aneh sekali, mendengarkan musik yang (menurutku) keras, dengan perasaan yang sama sekali berlawanan. Ah.. Lagu yang penuh arti - buatku.
Hidup yang penuh kejutan. Aku kadang berpikir di mana kah aku sekarang jika saat itu....
Yang selalu menimbulkan jika lagi; dan jika jika yang lain
No comments:
Post a Comment